Selasa, 22 Maret 2016

Tugas Softskill 1 semester 4


Hak Asasi Manusia

1.    Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)

Hak Asasi Manusia atau disingkat “HAM” merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia yang didapatkan sejak lahir dimana secara kodrati HAM sudah melekat dalam diri manusia dan tak ada satupun orang yang berhak mengganggu gugat karena HAM bagian dari anugrah Tuhan, itulah keyakinan yang dimiliki oleh manusia yang sadar bahwa kita semua makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki derajat yang sama dengan manusia yang lainnya sehingga mesti berhak bebas dan memiliki martabat serta hak-hak secara sama.
Mulai lahir, manusia telah mempunyai hak asasi yang mesti dijunjung tinggi dan diakui semua orang. Hak tersebut lebih penting dari hak seorang penguasa atau kepala suku. Hak asasi berasal dibanding Tuhan Yang Maha Tunggal, diberikan kepada manusia. Bakal tetapi, hak asasi acap kali dilanggar manusia bakal mempertahankan hak pribadinya.
Hak Asasi Manusia (HAM) mucul dari keyakinan manusia itu sendiri bahwasanya semua manusia selaku makhluk rakitan Tuhan adalah sama serta sederajat. Manusia dilahirkan lepas dan memiliki martabat juga hak-hak yang sama. Bagi dasar itulah manusia mesti diperlakukan secara sama setimpal dan beradab. HAM bersifat universal, artinya berlaku bakal semua manusia tanpa mebeda-bedakannya berdasarkan atas ras, keyakinan, suku dan bangsa (etnis).


2.    Contoh berita mengenai Hak Asasi Manusia


Liputan6.com, Yerusalem - Seorang pria di Israel ditahan karena diduga telah menganiaya seorang remaja asal Amerika Serikat yang juga keturunan Palestina. Penganiayaan tersebut terjadi saat korban sedang berdemonstrasi di Yerusalem Timur beberapa waktu silam.

Kementerian Kehakiman Israel menyatakan polisi yang tak disebutkan namanya tersebut didakwa telah melakukan kekerasan secara brutal terhadap Tariq Abu Khdeir.
Otoritas Israel memiliki rekaman video yang menunjukkan tindakan polisi tersebut. Aparat yang menjadi tersangka itu akan menjalani proses hukum selanjutnya.

"Dari bukti yang ditemukan, tersangka diduga telah melakukan tindakan kekerasan berat," seperti dimuat Haaretz, Kamis (11/9/2014).

Tariq tinggal di Kota Tampa, Negara Bagian Florida, AS. Ia disebut dipukuli aparat dalam unjuk rasa di Yerusalem Timur setelah kematian sepupunya secara mengenaskan.

Pihak Israel mengatakan Tariq bertindak anarkis saat unjuk rasa. Tapi remaja berusia 15 tahun itu membantah telah melakukannya.

Sepupu remaja itu, Mohammed Abu Khdeir (16), diduga dibakar hingga tewas oleh sejumlah ekstremis Israel sebagai bentuk balas dendam pembunuhan tiga remaja Israel di Tepi Barat.

Kematian para remaja tersebut pun menyulut rentetan aksi demonstrasi terhadap Israel. Hingga berujung memanasnya konflik antara Israel dengan Hamas. (Riz)

3.    Komentar
         Sikap arogansi israel semestinya tidak di ketengahkan untuk membungkam aspirasi rakyat. Kekerasan tidak menyelesaikan masalah. Kekuasaan bukan senjata pamungkas untuk meredam konflik yang ada. Kekerasan tersebut sudah sangat tidak manusiawi hingga menimbulkan korban berjatuhan. Hingga ratusan bahkan ribuan nyawa sudah melayang. Walaupun konflik mereka sudah sangat lama.
          Ibaratkan nyawa dibayar hanya karena mereka melawan tentara israel. Rakyat palestina tidak akan melawan jika tidak ada ancaman bagi mereka dan negaranya. Perbuatan yang kecil, hingga dibalaskan dengan nyawa melayang. Tak segan untuk memukul, dan membunuhnya. Mungkin hati dan perasaan bangsa israel telah mati oleh sikap ingin menguasai.

4.    Referensi
www.liputan6.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar