Apakah sudah ada demokrasi di negara kita?
Jika membicarakan mengenai
demokrasi, menurut penulis demokrasi itu sudah ada di Indonesia. Bahkan demokrasi
sudah ada pada pembentukan pancasila. Demokrasi di Indonesia mengacu pada politik,
perundang-undangan dan juga pancasila. Jadi maksud dari demokrasi yaitu proses
pemungutan suara dimana warga negara Indonesia mempunyai hak dan nilai untuk
memilih pemimpinnya.
Namun kenyataan nya demokrasi di
Indonesia belum berjalan dengan baik. Cita-cita yang sudah dirancang untuk
negara ini masih jauh dari kata sempurna, terutama pada bidang politik, ekonomi
serta pemimpinnya itu sendiri. Masih banyak masalah lain yang seharusnya
memiliki ketegasan dari pemerintah itu sendiri, agar masyarakat Indonesia tidak
berbuat demonstrasi yang berakibat merusak fasilitas umum.
Jika kita ambil beberapa contoh
seperti perekonomian di Indonesia. Indonesia sangat kaya akan kekayaan alamnya,
jika kita pintar kita memanfaatkan kekayaan tersebut untuk perekonomian
keluarga kita. Namun kenyataan nya kita masih mengimpor produk/barang mentah
dari luar negri, yang sebenarnya harga nya lebih mahal dibandingkan hasil di
Indonesia. Dengan harga yang mahal itu lah Indonesia banyak berhutang pada luar
negri karna tidak sanggup membayarnya. Ditambah lagi dengan harga tukar dollar
yang saat ini tinggi membuat perekonomian di negara kita semakin terpuruk.
Bagaimana kita akan memperbaiki perekonomian negara jika kita masih berhutang
kepada luar negri?.
Belum lagi setiap tahunnya warga
Indonesia sudah membayar pajak, namun uang yang seharusnya dipakai untuk
pembangunan negara ini, lenyap oleh orang-orang yang haus akan kerakusan. Serta
hukuman yang diterima tidak sebanding dengan apa yang ia lakukan. Tidak
berfikir akan kedepannya negara ini, bersikap egois untuk kemakmuran dirinya. Padahal
gaji yang dia terima sangat jauh lebih dari cukup dibandingkan rakyat-rakyat
biasa yang notabennya bisa makan saja itu sudah luar biasa. Semua itu akan
membuat pemimpin yang kaya menjadi semakin kaya, namun sebaliknya rakyat yang
miskin semakin miskin. Maka semakin jauh dari kemakmuran, padahal rakyat yang
berada dibawah garis kemiskinan sangat banyak berbanding terbalik dengan
pemimpin yang jauh diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar