Jumat, 09 November 2018

Tugas 2 Pengantar Teknologi Sistem Cerdas


Aplikasi Sistem Pakar di Bidang Kesehatan.

Pengembangan sebuah sistem pakar dapat dilakukan dengan 2 cara. Cara pertama adalah dengan membangun sendiri semua komponen di atas, sedangkan cara kedua adalah dengan memakai semua komponen yang sudah ada, kecuali isi basis pengetahuan. Penggunaan cara kedua disebut sebagai membangun sistem pakar dengan shell.

E2gLite adalah sebuah shell sistem pakar yang dikembangkan oleh Expertise2Go yang berbasis internet dan dilengkapi applet Java. E2gLite memberikan kemudahan dalam hal pembangunan sistem pakar serta pelaksanaan konsultasi oleh pengguna. Basis pengetahuan
berupa file teks yang berisi fakta dan aturan yang dapat dibuat dengan editor teks dan disimpan sebagai file *.kb, sedangkan pengguna cukup menggunakan browser umum yang memiliki fitur Java seperti Netscape Navigator dan Internet Explorer. Jika Internet Explorer yang terinstall tidak mempunyai fitur Java, dapat ditambah dengan menginstall Microsoft Virtual Machine Proxy Server.

Kelebihan e2gLite terletak pada kemudahan akses dan penggunaannya. Kemudahan akses, karena e2gLite yang berisi applet Java dan basis pengetahuan dapat didownload ke browser pengguna. Kemudahan penggunaan, karena suatu applet Java sangat mudah untuk diikutsertakan didalam sebuah halaman web sebagai objek grafis, dan dapat disisipkan ke dalam sebuah sel dalam tabel HTML untuk memfasilitasi pengaturan halaman secara fleksibel serta integrasi sistem pakar dengan halaman web yang lain.

Namun demikian e2gLite juga memiliki kekurangan, antara lain waktu startup yang lama, sehingga lebih cocok untuk sistem pakar berskala kecil dengan basis pengetahuan yang mengandung kurang dari 100 aturan. Kekurangan kedua, adalah basis pengetahuan yang berupa file teks dapat dibaca oleh siapapun karena bersifat publik atau dapat diakses oleh siapapun. Dengan demikian desain dari basis pengetahuan sistem pakar yang dibuat tidak dapat dijaga kerahasiaannya. Kekurangan lainnya berhubungan dengan kompatibilitas browser. Microsoft telah mengumumkan pemisahan antara JVM (Java Virtual Machine) dari versi Internet Explorer yang diinstall mulai sistem operasi Windows XP. Hal ini akan menyebabkan semua halaman web yang mengandung applet menjadi gagal untuk diakses, kecuali pengguna secara khusus menginstall JVM.

Terdapat beberapa teknik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar, yaitu Implementasi sistem pakar banyak digunakan untuk kepentingan komersial karena sistem pakar dipandang sebagai cara penyimpanan pengetahuan pakar dalam bidang tertentu ke dalam suatu program, sehingga dapat memberikan keputusan dan melakukan beberapa saran yang dapat diberikan untuk pengembangan penelitian selanjutnya, tampilan dari aplikasi diagnosis penyakit hepatitis ini masih terbatas, sehingga untuk pengembangan selanjutnya tampilan dari usaha untuk merumuskan definisi Teknologi pendidikan secara terorganisasi dimulai sejak tahun 1960. Definisi tersebut telahbeberapa kali diperbaharui, dan tiap kali diberi arah baru bagi bidang tersebut. Hasil analisis bersama ini Perusahaan Penerbangan Pemasaran taktik (merek dagang disingkat AMT) adalah sebuah sistem komputer yang terbuat dari berbagai teknologi cerdas termasuk sistem pakar. Sebuah jaringan saraf feedforward terintegrasi dengan AMT dan dilatih menggunakan Perusahaan HNC, didirikan oleh Robert Hecht-Nielsen, telah mengembangkanbeberapa aplikasi jaringan syaraf. Salah satunya adalah Kredit Scoring sistem yang meningkatkan keuntungan dari model yang ada sampai dengan 27%.

 
Pendapat saya mengenai aplikasi ini adalah sesuai dengan kelebihannya yaitu memudahkan pengguna karena berisi applet java  sangat mudah untuk diikutsertakan di dalam sebuah halaman web sebagai objek grafis, dan dapat disisipkan ke dalam sebuah sel dalam tabel HTML untuk memfasilitasi pengaturan halaman secara fleksibel serta integrasi sistem pakar dengan halaman web yang lain.




Kamis, 08 November 2018

Tugas 2 Audit Sistem Informasi "Chapter 10"

Pada buku IT Audit, Control & Security dari Robert R. Moeller Chapter 10 saya deskripsikan sebagain berikut:


TEKNOLOGI INFORMASI (IT) APLIKASI adalah alat yang membawa nilai untuk sistem komputer mereka mendorong banyak jika tidak sebagian besar perusahaan saat ini proses bisnis. Aplikasi TI ini berkisar dari yang relatif sederhana sebagai sistem hutang untuk membayar faktur vendor, ke yang sangat kompleks, seperti manajemen sumber daya perusahaan (ERM) mengatur beberapa aplikasi database yang saling terkait untuk mengendalikan hampir semua proses bisnis perusahaan.

ELEMEN PENGAWASAN APLIKASI

Orang yang tidak akrab dengan TI kadang-kadang memikirkan aplikasi komputer hanya dalam hal laporan keluaran sistem atau data yang ditampilkan di layar terminal. Namun, setiap aplikasi, apakah aplikasi layanan berbasis Web, sistem mainframe yang lebih lama, aplikasi server-aclient, atau paket produktivitas kantor yang diinstal pada desktop lokal sistem, memiliki tiga komponen dasar: (1) input sistem, (2) program yang digunakan untuk pengolahan, dan (3) output sistem.
            Pada elemen pengawasan aplikasi ada tiga pembahasan yaitu yang pertama komponen masukan aplikasi, terbagi lagi dalam tiga pembahasan yaitu masukan dan pengumpulan data atau perangkat input lain, masukan aplikasi dari sistem otomatis lainnya, dan masukkan file dan database. Yang kedua yaitu program aplikasi, terbagi menjadi 3 kategori, program mainframe sederhana dan program server-klien, arsitektur program komputer  modern dan perangkat lunak yang disediakan vendor. Yang ketiga yaitu Komponen keluaran aplikasi it.

MEMILIH APLIKASI UNTUK TINJAUAN AUDIT ITU

Pada memilih aplikasi untuk tinjauan audot itu membahas Auditor IT harus menggunakan teknik penilaian risiko yang dibahas dalam Bab 4 hingga
mengidentifikasi kerentanan aplikasi yang lebih penting yang berkaitan dengan perusahaan
persyaratan pelaporan, operasional, dan kepatuhan. Berdasarkan pemahaman tingkat tinggi
calon peninjau aplikasi potensial, pendekatan yang efektif adalah menilai semua
aplikasi pada skala dari 1 hingga 5 untuk setiap kategori sesuai dengan kriteria ini:

  • Apakah aplikasi mengandung kontrol atau fungsi perusahaan utama?
  • Berdasarkan tinjauan awal audit IT, apa keefektifan desain dari
    kontrol internal aplikasi?
  • Apakah aplikasi terutama berdasarkan pada perangkat lunak yang dipasok oleh vendor yang dipasok, atau apakah itu dikembangkan di rumah?
  • Apakah aplikasi mendukung lebih dari satu proses bisnis penting?
  • Apakah aplikasi ini sudah sering diganti atau stabil dari waktu ke waktu?
  • Apa kerumitan pembuatan perubahan aplikasi (mis., Perubahan tabel versus
    perubahan kode program)?
  • Apa dampak keuangan dari kontrol aplikasi?
  • Apa efektivitas keseluruhan dari kontrol TI umum yang mendukung aplikasi (misalnya, manajemen perubahan, keamanan logis, dan kontrol operasional)?


MELAKUKAN REVIEW KONTROL APLIKASI: LANGKAH-LANGKAH PRELIMINARY

Setelah aplikasi dipilih untuk ditinjau, audit TI harus mendapatkan yang lebih rinci
pemahaman tentang tujuan atau tujuan dari aplikasi itu, teknologi pendekatan yang digunakan, dan hubungan aplikasi ke proses terkait lainnya. Sebagai langkah awal dalam proses peninjauan ini, audit TI harus melakukan walk-through aplikasi untuk lebih memahami cara kerjanya dan bagaimana fungsi kontrolnya. Langkah-langkah awal ini akan memungkinkan auditor TI untuk berkembang tes audit spesifik dari kontrol aplikasi yang lebih signifikan.

Pada langkah-langkah preliminary terdapat dua pembahasan, yang pertama melakukan ulasan walk-trough aplikasi yaitu membahas mengenai memverifikasi kontrol dan proses aplikasi oleh ulasan berjalan. Yang kedua yaitu mengembangkan tujuan pengendalian aplikasi membahas mengembangkan tujuan dan prosedur audit rinci untuk menyelesaikan aplikasi ulasan.

MENYELESAIKAN AUDIT PENGENDALIAN APPLICATION IT
       
      Pada point ini membahas tujuan audit spesifik yang mendukung audit aplikasi IT yang detail dapat bervariasi tergantung pada apakah ulasan mencakup satu aplikasi atau merupakan modul yang lebih besar proses bisnis, seperti sistem ERP.
    
    Pada audit pengendalian application it terdapat dua point pembahasan, yang pertama mengklarifikasi dan menguji tujuan pengawasan audit, terbagi menjadi 3 kategori yaitu tes masukan dan keluaran aplikasi, uji pendekatan evaluasi transaksi, dan teknik pemeriksaan aplikasi lainnya. Yang kedua menyelesaikan tinjauan kontrol aplikasi

TINJAUAN APLIKASI STUDI KASUS: CLIENT-SERVER SISTEM BUDGETING

Sebagai contoh tinjauan aplikasi, asumsikan audit TI telah diminta untuk menilai internal
mengontrol sistem penganggaran modal arsitektur client-server yang dikembangkan di dalam perusahaan. Asumsikan bahwa departemen perencanaan keuangan telah mengembangkan penganggaran modal bagian analisis dari aplikasi contoh ini menggunakan spreadsheet desktop populer paket perangkat lunak.

Pada tinjauan aplikasi studi kasus terdapat tiga point pembahasan, yang pertama tinjauan dokumentasi sistem penggaran modal membahas ITaudit harus menggambarkan alokasi untuk keperluan dokumentasi dokumentasi audit. Yang kedua identifikasi kontrol kunci aplikasi penggaran modal membahas mendefinisikan dan mendokumentasi kontrol umum. Yang ketiga lakukan uji aplikasi kepatuhan membahas melakukan tes menetapkan prosedur audit

APLIKASI AUDITASI DALAM PENGEMBANGAN

Sering kali lebih efisien bagi auditor TI untuk meninjau aplikasi TI untuk internal
kontrol saat sedang dikembangkan dan diimplementasikan daripada setelah ditempatkan
dalam produksi. Peran auditor IT di sini mirip dengan inspektur bangunan
meninjau proyek konstruksi baru.

Pada aplikasi auditasi dalam pengembangan terdapat empat point pembahasan, yaitu tujuan dan hambatan audit preimplementasi, tujuan tinjauan pra pelaksaan, masalah tinjauan pra pelaksaan, prosedur review preimplementasi yang terbagi lagi menjadi persayaratan aplikasi definisi tujuan, rinci desain dan program tujuan pengembangan, pengujian aplikasi dan tujuan implementasi, dan tujuan dan laporan peninjauan ulang pelaksaan post.

PENTINGNYA PENINJAUAN KONTROL APLIKASI TI
     
     Auditor TI harus memberikan penekanan besar pada meninjau aplikasi IT yang mendukung
saat melakukan tinjauan di area lain dari perusahaan. Meskipun bagus prosedur pengendalian TI umum atau interdependen dapat dilakukan, aplikasi individu kontrol mungkin tidak sekuat itu.

Tugas 2.1 Inovasi SI dan Teknologi Infromasi Modern


     Contoh aplikasi strategis agar sistem informasi modern dapat berkembang cepat


ROBOT MANUSIA

Dengan kecanggihan teknologi, Robot manusia atau Robot Humanoid bisa menjadi trend di masa depan. Robot humanoid adalah robot yang penampilan keseluruhannya dibentuk berdasarkan tubuh manusia, mampu melakukan interaksi dengan peralatan maupun lingkungan yang dibuat-untuk-manusia. Secara umum robot humanoid memiliki tubuh dengan kepala, dua buah lengan dan dua kaki, meskipun ada pula beberapa bentuk robot humanoid yang hanya berupa sebagian dari tubuh manusia, misalnya dari pinggang ke atas. Beberapa robot humanoid juga memiliki 'wajah', lengkap dengan 'mata' dan 'mulut'. Android merupakan robot humanoid yang dibangun untuk secara estetika menyerupai manusia. Dengan kecanggihan Komputer Generasi berikutnya yang menggunakan AI (Artificial Intelligence), bukan tidak mungkin robot manusia pada masa mendatang akan memiliki pikiran dan perasaan sendiri.

Kemunculan Sophia pada rapat PBB Kamis (12/10/17) lalu membawa angin segar di jagat robotik. Sophia bisa disebut sebagai robot manusia ( humanoid) yang mendekati sempurna karena bisa menunjukkan ekspresi layaknya manusia. Banyak yang berpikir bahwa konsep mengenai robot manusia muncul setelah "meledaknya" film karya James Cameroon, Terminator, pada tahun 1984. Namun kenyataannya, ide menciptakan humanoid sudah ada jauh sebelum Masehi. Pada saat itu, tentu saja manusia masih belum membayangkan bagaimana caranya membuat robot yang bisa bergerak seperti halnya manusia.

Automata, humanoid pertama sebelum Masehi
China disebut sebagai tempat pertama yang mencetuskan ide mengenai humanoid. Hal ini diperkuat dengan temuan naskah kuno Taoisme China, Liezi, yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 250 SM. Dalam naskah tersebut, Lie Yukou, filsuf China yang diduga sebagai penulisnya, mendeskripsikan tentang automata. Automata sendiri merupakan sebuah mesin yang dapat bergerak atas kehendak sendiri sesuai dengan gerakan manusia. Dalam Liezi, diceritakan automata adalah sebuah manusia mekanis yang dibuat oleh Yan Shi, seorang insinyur mekanik yang hidup di dinasti Zhou untuk ditunjukkan kepada rajanya.





Perkembangan humanoid setelah Perang Dunia

Setelah perang dunia kedua, teknologi berbasis pemrograman dan kecerdasan buatan berkembang dengan pesat. Hal ini tentunya berdampak besar bagi perkembangan humanoid. Impian manusia untuk menciptakan robot persis manusia semakin menemukan titik terang.

Pada tahun 1973, Profesor Ichiro Kato, seorang ilmuwan Universitas Waseda, Jepang mengembangkan Wabot-1. Wabot-1 mampu berkomunikasi dalam bahasa Jepang. Selain itu, robot ini juga dapat mengukur jarak dan arah dari obyek menggunakan resptoreksternal telinga dan mata artifisial, dan juga mulut artififial. 16 tahun kemudian, Batelle’s Pacific Northwest Laboratories di Richlandmembangun robot antropomorpik bernama Manny.

Robot antropomorpik merupakan robot dengan konsep kerangka manusia yang dapat bergerak secara dinamis. Tidak seperti robot tradisional yang memerlukan energi dengan menggunakan motor untuk mengontrol setiap gerakan, antropomorpik mampu berjalan sendiri menuruni lereng tanpa memerlukan otot atau motor. Ia hanya perlu bergantung pada gravitasi.


Perkembangan humanoid era Perang Dingin

Jepang mengalami kemajuan pesat dalam penciptaan humanoid di era ini. Pada tahun 1993, untuk pertama kalinya perusahaan eaksasa Honda mengembangkan prototype humanoid yang dikenal dengan P-Series. Dua tahun setelahnya, Universitas Waseda mengembangkan tiga subsistem baru dalam dunia robotik bernama Hadaly. Subsistem tersebut melingkupi sitem kepala-mata, sistem kendali suara, dan kendali gerakan. Sistem ini kemudian diterapkan pada Wabian, humanoid pertama yang dibiarkan berjalan di sekitar kampus Universitas Waseda.

Di tahun 1996, Universitas Tokyo selaku kampus nomor satu di Jepang tidak mau kalah. Mereka mengembangkan Saika, humanoid dengan berat yang lebih ringan dan harga lebih terjangkau. Saika dikembangkan hingga tahun 1998.

Tahun 1997, Universitas Waseda kembali mengembangkan subsistemnya, Haldaly-2. Subsistem ini memungkinkan sebuah robot humanoid yang melakukan komunikasi interaktif dengan manusia. Humanoid tidak hanya mampu berkomunikasi tidak hanya secara lisan, tetapi juga secara fisik.


Perkembangan humanoid era Milenial

Di era milenial, perkembangan humanoid dapat dibilang mendekati sempurna. Selain penemuan di bidang mekanika yang memungkinkan mesin-mesin bergerak lebih dinamis, perkembangan kecerdasan buatan (AI) ikut andil dalam menyempurnakan humanoid. Humanoid pertama dibuat oleh perusahaan raksasa asal Jepang, Honda, dengan humanoid pertamanya yang diberi nama ASIMO. ASIMO merupakan humanoid berbentuk astronot yang mampu berjalan sekitar 30 menit.

Langkah Honda pada awal tahun 2000 tersebut kemudian diikuti oleh robot-robot lain dengan konsep yang sama. Pada tahun 2003, humanoid yang dilengkapi dengan kulit realistik darisilikon dikembangkan oleh Universitas Osaka. Humanoid ini kemudian diberi nama Actroid. Actroid mampu meniru gerakan manusia, seperti berkedip, berbicara, dan bernafas.

Pada 2005, sebuah tim ilmuwan dan insinyur Philiph K. Dick mengembangkan android yang dapat berbicara. Kemampuan android yang diberi nama PKD ini didapat dari pemrograman sekaligus alogaritma unik yang dikembangkan dengan kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya adalah Hanson Robotics Inc, penemu humanoid yang diundang di rapat PBB Kamis (12/10/2017) lalu.

Di tahun yang sama, Mitshubishi Heavy Industries membuat robot domestik jepang yang bernama Wakamaru. Robot ini dibuat terutama ditujukan untuk mendampingi orang tua dan penyandang cacat. Wakamaru mampu memahami 10.000 kata umum untuk kehidupan sehari-hari. Ia juga dilengkapi dengan teknologi pengenalan wajah yang memungkinkannya untuk mengenali dua orang dalam rumah tangga sebagai pemiliknya.

Pada Oktober 2017, masa depan humanoid tampak lebih baik. Hal ini ditandai dengan munculnya sosok Sophia, humanoid pertama dalam rapat PBB. Sophia mampu berbicara, bergerak, dan berinteraksi selayaknya manusia. Perkembangan ini tidak menutup kemungkinan bahwa humanoid akan terus berkembang mendekati manusia di masa depan. Apakah keberadaan humanoid akan membantu kelangsungan hidup manusia? Ataukah malah terjadi sebaliknya? Hanya waktu yang dapat menentukan.


2